Merdeka Korona Ada beberapa tempelan koyo di dahi dan pelipis ayah dan semalam pun dia meminta aku untuk mengerik punggungnya, dan setelah kukerik ternyata warna kulitnya menjadi merah kehitam-hitaman. Sudah beberapa hari ini ayah hanya berdiam diri di rumah dan menonton tivi sambal minum kopi pahit kental panas kesukaannya. Di berita televisi presenter berita sedang menyiarkan berita tentang banyaknya korban virus korona yang tidak tertampung oleh rumah sakit karena kelebihan kapasitas. “Yah sekarang ini kita hidup susah ya dan ga bisa bebas lagi” kata ibu sambal menyetrika dan menonton tivi. Ayah menengok ke ibu yang sedang mengeluh tanpa berkata sepatah kata pun. “Hidup di zaman sekarang ga seenak hidup kita di zaman dulu. Dulu kita bisa bebas kemana-mana ga usah pake masker tapi kalau sekarang kemana-mana dibatasi dan harus pake masker pula. Kalau dulu bebas mau belanja, bebas jalan-jalan, bebas cari duit. Aduh… makin ke sini kok kita malah semakin susah dan apa-...
Just an ordinary man who likes browsing internet and learning some new things to improve individual life skills.